FENOMENA
PERUBAHAN KEGEMARAN, BOOMING KOREA/INDIA DAN BAGAIMANA CARA KITA MENYIKAPINYA ?
Korean Wave, siapa yang tak kenal dengan istilah
ini? Hampir di seluruh Negara Asia mengalami fenomena Korean Wave atau
yang lebih sering dikenal dengan Demam Korea. Negara-negara di Asia seperti Jepang, China,
Taiwan, Hongkong, Thailand, Philiphina, Singapura, Malaysia, Indonesia dan
lain-lain. Bahkan sekarang, Korean Wave juga sudah menyebar ke belahan bumi
bagian barat seperti Amerika, LA, Paris, Eropa dan lain-lain.Demam Korea
ini meliputi film, musik, fashion, budaya, bahasa dan lain-lain. Yang paling
berpengaruh atau memiliki pengaruh besar yaitu musik.
Di
Indonesia sendiri remajanya mengalami fenomena ini, Remajanya sama-sama
tergila-gila dengan musik Negara Asia Timur tersebut. Terhitung dari tahun 2010
sampai tahun ini (2013) ada kurang-lebih 25 Boyband dan Girlband maupun
penyanyi solo dari Negara Ginseng yang mengadakan konser di Indonesia.
Antusiasme remaja Indonesia juga sangat tinggi, ditandai dengan jumlah tiket
yang terjual, jumlahnya tidak main-main.
Korean Wave ini tentu membawa pengaruh pada
pribadi peminatnya, terhadap musik, maupun Negara itu sendiri. Banyak pengaruh
negatif maupun positif yang di dapat dari fenomena ini. Tahun 2012 adalah
puncak dari fenomena ini. Dimana di Indonesia sendiri muncul beberapa Boyband
dan Girlband a’la Boyband-Girlband Korea yang sempat memunculkan pro dan kontra
tersendiri di Indonesia. Musisi di Indonesia sempat angkat bicara tentang
masalah tersebut. Adanya Boyband-Girlband di Indonesia dinilai mengalahkan Band
yang menjadi ciri khas musik di Indonesia.
India pun juga tak kalah booming setelah sukses tayang Mahabrata pada maret lalu, kini hampir semua stasiun televisi memiliki tayangan film seri india. Bintang - bintang film india pun jadi idola baru seperti salah satunya Shaheer Sheikh
Bagaimana
cara kita menyikapinya :
1. Mencintai produk dalam negeri. Memakai
pakaian, sepatu atau perlengkapan made in Indonesia
2. Menanamkan dan mengamalkan nilai –
nilai Pancasila dengan sebaik – baiknya
3. Lebih selektif terhadap budaya asing
yang masuk ke Indonesia
4. Menayangkan dan menyiarkan kebudayaan nasional
melalui berbagai media
5. Mengadakan seminar membahas kebudayaan
daerah sebagai budaya nasional
6. Pelestarian dan pewarisan daerah yang
dapat mendorong persatuan dan kesatuan bangsa
7. Lebih mempromosikan kebudayaan
kesenian Indonesia agar masyarakat tertarik untuk ikut melestarikan kebudayaan
Indonesia tersebut. Jangan sampai kebidayaan kita diakui oleh Negara lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar